Sponsor

Jumat, 23 Januari 2015

PERANGKAT PEMBELAJARAN PENJASORKES/PENJASKES/PENJAS SD

RPP PENJASORKES SD KURIKULUM 2006
DWONLOAD RPP PENJASORKES SD BERKARAKTER
RPP PENJASORKES SD SEMESTER 1, 2
RPP PENJASORKES SD KELAS 1, 2, 3, 4, 5, 6
RPP PENJASKES SD LENGKAP
RPP PENJAS  SD BARU

LIKE DULU BARU DWONLOAD

  • RPP PENJASORKES SD KELAS 1

SEMESTER 1
SEMESTER 2

  • RPP PENJASORKES SD KELAS 2

SEMESTER 1
SEMESTER 2

  • RPP PENJASORKES SD KELAS 3

SEMESTER 1
SEMESTER 2

  • RPP PENJASORKES SD KELAS 4

SEMESTER 1
SEMESTER 2

  • RPP PENJASORKES SD KELAS 5

SEMESTER 1
SEMESTER 2


  • RPP PENJASORKES SD KELAS 6

SEMESTER 1
SEMESTER 2

BAGI YANG MEMBUTUHKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PENJAS, SEPERTI SILABUS, PROSEM (PROGRAM SEMESTER), PROTA (PROGRAM TAHUNAN), KKM, FORMAT PENILAIAN, standar kompetensi dan kompetensi dasar, pemetaan standart  kompetensi dan kompetensi dasar, DAN LAIN SEBAGAINYA. BISA DI PESAN DI SINI SECARA GRATIS.

LIHAT DI SINI CARA MELAKUKAN PEMANASAN DINAMIS

LIHAT DI SINI CARA MELAKUKAN PEMANASAN STATIS ATAU LIHAT ARTIKELNYA DI SINI

LIHAT DI SINI CARA MELAKUKAN LOMPAT JAUH JIKA LANTAI SEKOLAH SUDAH DI BETON.

SUMBER: http://simbolonbermanhot.blogspot.com/2015/01/rpp-penjasorkes-sd-berkarakter.html
thumbnail
RPP PENJASORKES SD KURIKULUM 2006 DWONLOAD RPP PENJASORKES SD BERKARAKTER RPP PENJASORKES SD SEMESTER 1, 2 RPP PENJASORKES SD KELAS 1, 2...

Selasa, 20 Januari 2015

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
thumbnail
DAFTAR ISI

BERIKAN KRITIK DAN SARAN ANDA DI SINI MENGENAI PENDIDIKAN DAN GURU

BERIKAN KRITIK DAN SARAN ANDA DI SINI MENGENAI PENDIDIKAN DAN GURU

CARANYA KETIK KOMENTAR PADA KOLOM DI BAWAH INI !!!
thumbnail
BERIKAN KRITIK DAN SARAN ANDA DI SINI MENGENAI PENDIDIKAN DAN GURU CARANYA KETIK KOMENTAR PADA KOLOM DI BAWAH INI !!!

BEGINILAH CARANYA AGAR KITA TIDAK DI JUAL OLEH ORANG DI SEKITAR KITA





Sesudah kuliah penulis baru tau bagaimana politik itu dan bagaimana hukum itu secara sederhana, artinya dalam hal ini penulis merasa menyesal telah terlambat mempelajari ini. Maka di dalam buku ini pembaca akan tahu bagaimana gambaran politik dan hukum tersebut yang tentu bermanfaat bagi pembaca. Artinya buku ini akan memotivasi pembaca akan sangat pentingnya pendidikan itu. 

Contohnya dari fenomena yang terjadi di Indonesia ini, kita lihat betapa kejamnya hukum  dan politik itu, secara tidak langsung mereka mengajak kita belajar dan cerdas, orang yang tidak belajar dan cerdas akan kalah hukum dengan yang lebih cerdas, orang yang cerdas dan paham akan hukum akan selamat di Indonesia ini sebaliknya orang yang lemah akan hukum akan sangat mudah di akal-akali oleh yang lebih cerdas. Maka untuk itu jangan mau bodoh, bejarlah dan belajar agar kita tidak dijual oleh orang lain bahkan dijual oleh orang yang di sekeliling kita.
thumbnail
Sesudah kuliah penulis baru tau bagaimana politik itu dan bagaimana hukum itu secara sederhana, artinya dalam hal ini penulis mer...

cara mengatasi Masalah kenakalan siswa/i




Sehingga jika ada pengadilan HAM sekolah maka pihak sekolah akan tau siapa yang berstatus bandal, jika sudah tau maka murid-murid seperti ini bisa di pindahkan kesekolah yang menagani di bidang kenakalan remaja. Karena yang kelewatan batas menurut penulis sudah tidak sehat lagi sudah di luar kesadaran dia. Atau pikirannya tidak stabil lagi.
Atau  bukan sehat lagi jadi ini maaf kata bisa dikatakan di bawah murid sekolah luar biasa, jdi perlu ada sekolah khusus orang orang seperti ini, sehingga ada guru yang ahli di bidang ini, terserah namanya apa, bisa namanya sekolah rehabilisasi. Seperti murid yang tidak bisa di atur lagi di sekolah maka dia perlu di sekolahkan di sekolah rehabilisasi, karena anak seperti ini tidak pas/cocok di tangani oleh guru biasa.
  
Jika ada murid yang yang melawan guru maka dia perlu di sekolahkan di sekolah rehabilisasi, karena kelakuannya sudah di luar sadar, mungkin karena pengaruh lingkungan, mungkin karena pengaruh orang tuanya membuat si anak tertekan dengan masalah yang berkepanjangan sehingga lama kelamaan dia menjadi-jadi.
Jika ada murid perokok aktif maka dia di sekolahkan di sekolah rehabilisasi, karena dia (perokok) itu bukan penjahat yang di hukum-hukum di sekolah atau di hukum-hukum orang tuanya tetapi ini seorang yang sakit, maka yang sakit perlu di obati, di obati di sekolah rehabilisasi. Dan sebagainya !!!

sumber: suara persada indonesia

Apakah anda punya ide dan pertanyaan seputar pendidikan dan sekolah bisa di komentari di bawah ini 

ATAU BISA JUGA DI SINI !!!
thumbnail
Sehingga jika ada pengadilan HAM sekolah maka pihak sekolah akan tau siapa yang berstatus bandal, jika sudah tau maka murid-murid ...

Perlunya payung hukum guru (pendidik)




Selama ini kita lihat  begitu lemahnya payung hukum guru, bisa kita lihat contoh selama ini: sikit-sikit guru sudah bermasalah hukum, sikit-sikit guru di salahkan, padahal penegak hukum tidak mau tau apa penyebab si anak lebam, bisa saja si anak menambahi lukanya sendiri, bisa saja dia mencari gara-gara ke kawannya sehingga mereka berkelahi, luka lebam tadi pun akan semakin besar.
Karena murid sudah semakin tau UU, jadinya Murid tidak lagi menghargai gurunya, melawan, mencaci maki gurunya, mengejek gurunya, bahkan ada yang melawan gurunya yang lebih parahnya ada mengajak duel sama gurunya, inilah yang sebenarya terjadi di dunia sekolah.

ketika ada UU HAM,  guru semakin tidak berharga, Yang membuat UU tidak tau bahwa orang tua murid kadang mencaci maki guru di depan murid-murid, bahkan ada yang mengancam ancam si guru, apa ini namanya menegakkan HAM. Tetapi itulah guru walapun begitu masalahnya tetap menghadapi dan pantang menyerah demi kemajuan pendidikan indonesia.
Kalau di sekolah-sekolah Negeri masih bisa mengatasinya dan mereka tidak mau ambil pusing yaitu dengan cara memindahkan murid yang bandal dan sering buat emosi guru , atau bisa dengan memisahkan kelas murid-murid yang bandal maka di kelas itu di ajari hanya sesekali aja. Atau membiarkan murid itu merajalela (sesuka hatinya).
Tetapi bagaimana guru-guru yang di swasta tidak bisa melakukan seperti yang di negeri tadi, jika salah sikit guru akan langsung di datangi wali murid karena wali murid beranggapan saya yang membayar kamu, kamu harus menuruti saya, kamu harus menuruti anak saya, kamu harus membujuk-bujuk anak saya, prinsip seperti inilah yang membuat orang tua sesuka hati di sekolah-sekolah swasta. Dan pihak yayasan juga akan tidak mau memindahkan anak yang selalu memancing emosi ini, dan alasannya saya tidak tahu. Kasian mereka yang mengajar di swasta khan ?

Dari masalah di atas menurut penulis Perlu ada semacam ada pegawai pengadilan HAM di bidang pendidikan di sekolah untuk mengurus menganai HAM di sekolah agar adil dan guru juga semakin tenang dan fokus untuk mengajar tidak lagi mengatasi kenakalan-kenakalan murid. Selain dari BK (Bimbingan Konseling) perlu juga di buat pengadilan HAM sekolah untuk menyelesaikan masalah antara guru dengan guru, murid dengan murid, guru dengan orang tua murid, dan guru dengan murid. Misalnya ada masalah  murid berantam di sekitar sekolah maka pengadilan HAM sekolah ini akan turun tangan dan jika ada sampai tiga kali di panggil ke HAM tadi maka murid tadi bisa di pindahkan ke sekolah lain yang menampungnya dan bukti kesalahannya juga ada. Misalnya lagi murid melapor ke orang tuanya karena dia di pukul gurunya, maka di sini akan di tangani pengadilan HAM sekolah, akan mencari siapa yang bersalah di sini ! tidak lagi sikit-sikit guru yang di salahkan. Seperti masalah kecelakaaan lalu lintas: kalau dulu kalau ada kecelakaan lalulintas anatara mobil dan honda maka mobillah yang bersalah dan berurusan dengan hukum, tetapi sekarang tidak lagi. Di teliti dulu siapa yang bersalah, kalau honda salah maka pengemudi hondalah yang berurusan dengan hukum kalau mobil bersalah pengemudi mobillah yang berurusan. Maunya di sekolah juga seperti itu >>> 

karya tulisan ini sudah terbit di  media cetak  suara persada indonesia


Geekbuying.com INT BERIKAN SARAN DAN KRITIK ANDA DI SINI !!!
thumbnail
Selama ini kita lihat   begitu lemahnya payung hukum guru, bisa kita lihat contoh selama ini: sikit-sikit guru sudah bermasalah hu...

Masalah pendidikan dan olahraga di Indonesia


Masih banyak masalah-masalah yang belum terselesaikan di negara kita ini, ada yang pernah di coba di selesaikan tetapi muncul masalah baru, ada yang sudah terselesaikan, dan ada juga yang belum pernah di selesaikan, berikut ini dari sekian banyak  masalah-masalah seputar pendidikan dan olahraga di Indonesia. Selamat membaca !!!

1. Masalah UN
 
Selama ini kita tahu banyak orang yang pro dan kontra mengenai pengadaan Ujian Nasional, ada sebagian orang mengatakan  UN itu bagus, akan membuat siswa/i  belajar dan belajar sehingga akan ada bekal ilmu pengetahuannya di kemudian hari jika dia di dunia kerja, akan membuat siswa/i terbiasa menghadapi tekanan hidup, tekanan ini nanti akan di alami di saat dia bekerja. Ada sebagian orang mengatakan agar pendidikan kita dapat bersaing di dunia, karena pendidikan kita masih rendah di bandingkan negara-negara lain.
Tetapi sebagain orang tidak setuju diadakan Ujian Nasional ini, alasan mereka sebagian mengatakan, pengadaan Ujian Nasional yang di lakukan selama ini tidak terbukti ada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, tidak ada peningkatan dalam hitung-hitungan statistik. Sebagian mekatakan pengadaan ujian nasional ini akan membunuh psikologis dan karakter siswa, siswa akan sangat tertekan dan stres yang sangat tinggi jika menjelang Ujian Nasional, jika tidak lulus, ini akan membunuh karakter si anak, dia akan selalu terbayang ke UN setiap langkahnya dan tidak akan terlupakan olehnya.
Menurut penulis Ujian Nasional tidak menentukan kesuksesan seseorang, nilai ujian nasional yang tinggi tidak menentukan keberhasilan seseorang, nilai matematika nya misalnya tinggi, ini tidak menentukan masa depannya cerah. Bukan berarti jika nilai fisikanya rendah dia bodoh atau tidak mampu, tetapi setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, ada orang tidak bisa mengusai pelajaran berhitung tetapi bisa mengusai pelajaran yang menghafal, ada orang tidak bisa menguasai pelajaran tetapi jago dalam bermain musik, ada orang tidak bisa bernyanyi tetapi jago dalam olahraga karate, nah... disini kita akan membantu dan mendongkrak kelebihan si anak, agar ada bekal hidupnya di kemudian hari, agar dia suskses, jika dia sukses maka  Indonesia akan maju, yang sukses itu akan menambah pendapatan di Indonesia, akan menambah APBN di Indonesia, APBN ini akan membangun pendidikan Indoensia jika tidak di korupsikan.
Penulis berpendapat, UN Tetap di laksanakan, tetapi di kurangi bebannya seperti mengurangi nilai ketuntasan UN, tidak menakut-nakuti murid (takut tidak lulus). Dan dengan cara
Menguji/ menilai spesialisasi murid, hobi atau kesukaan murid yang dapat menambah nilai UN, misalnya anak itu suka olahraga karate, maka dia kan di berikan ujian praktek olahraga karate, bisa juga murid suka mata pelajaran Fisika, maka dia akan di berikan ujian fisika yang telah di bakukan oleh pemerintah, bisa di buat berupa UU bisa berupa peratutan, bisa berupa buku yang di terbitkan menteri pendidikan dan menteri olahraga, maka spesialisasi-spesialisasi murid ini akan terbina, bisa di sekolah bisa juga di tempat-tempat klub olahraga atau klub bidang lainnya. Murid-murid akan mencari kelebihannya dan mencari tempat berlatih, misalnya dia suka komputer maka dia akan mencari tempat bimbingan komputer maka akan ada nanti di indonesia di kemudian hari ahli komputer yang bisa membaggakan Indonesia kita ini.

      2. Masalah ujian spesialis murid

Spesilais akan di pilih siswa, ujian spesialis apa yang akan dia ikuti, misalnya musik, maka dia akan bermain musiknya akan di nilai untuk menambah nilai UN nya. Spesialisasi murid bisa berganti-ganti jika dia belum menemukan kelebihan dalam dirinya.

-          Masalah kriteria kelulusan spesialis murid

Ini bisa di tentukan oleh menteri/pemerintah, bagaian apa yang akan di ujiankan, misalnya ujian spesialis musik gitar, maka harus ada indikator musik gitar yang akan di nilai beserta kriterianya. Begitu juga dalam bidang spesialis lain.

-          Masalah penilai

Tentunya akan di nilai orang yang ahli juga dan namanya terdaftar didinas pendidikan, misalnya untuk menguji murid yang akan ujian musik  maka yang akan menilai adalah orang yang ahli dalam bidang ini, bisa guru dari dalam sekolah itu bisa dari luar sekolah pokoknya namanya terdaftar di dinas.

           3. Masalah kesejahteraan guru

Siapa yang dapat prestasi, maka gaji guru akan naik, dan demikan seterusnya, jadi jika berprestasi, dan berprestasi maka gajinya akan naik dan naik terus sampai batas yang di tentukan misalnya sampai Rp. 10.000.000 maka guru juga akan berlomba-lomba membuat yang terbaik buat murid dan sekolahnya. Untuk menaikkan gajinya bisa berupa prestasi di bidang mengajar, bisa bidang pendidikan, bisa karena berkelakukan baik terus menerus, atau bisa guru yang di sukai murid-murid, dan lain-lain.

Kemudian guru yang bermasalah maka gajinya akan turun, jika banyak berbuat masalah atau tidak mematuhi paretauran dinas pendidikan maka gajianya bisa sampai ke titik nol. Maka di sini guru akan berusaha berbuat terbaik bagi sekolahnya dan pendidikan.
Menurut penulis ini akan lebih efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan kita.

           4. Masalah prestasi olahraga

Kenapa saya menggabungkan masalah pendidikan dan masalah olahraga pada judul di atas, itu di karenakan masalah pendidikan di atas akan berhungungan ke peningkatan prestasi olahraga.
Dari keterangan UN di atas maka olahraga juga akan otomatis berpengaruh, maka klub-klub olahraga akan bertambah, murid-murid akan semakin banyak ikut klub-klub olahraga, pelatih-pelatih olahraga akan bersaing karena di butuhkan di kegiatan Ekskul.
Maka ini akan bagus untuk mendongkrak prestasi olahraga di Indonesia, jika di perhatikan pemerintah maka pemerintah akan membina pelatih-pelatih olahraga  dan membina wasit-wasit olahraga secara rutin (tidak seperti sekarang ini). Maka guru-guru Penjasorkes juga akan termotivasi untuk bagaimana mengajar yang terbaik, karena ada peningkatan gaji jika muridnya berprestasi, maka guru olahraga dan pelatih-pelatih olahraga akan saling membutuhkan dan bekerjasama.

Maka semakin tahun olahraga akan meningkat, pemerintah akan membuat tawaran ke pada seluruh kabupaten-kabupaten yang ada di indonesia, olahraga apa yang paling menonjol di kabupaten itu maka pemerinta akan membagun sarana dan prasaran di kabupaten tersebut, misalnya di kabupaten samosir sering berprestasi olahraga gulat sampai ketingkat nasional maka pemerintah membangun sarana dan prasarana yang ideal di kabupaten samosir, maka di sini juga pemerinta tingkat II akan ikut juga mendorong atlet-atlet yang ada di daerahnya agar berlatih giat dan berprestasi. Maka pemerintah dan olahraga akan saling membutuhkan dan saling bekerjasama dengan baik.

Sehingga semakin lama cabang-cabag olahraga akan semakin maju, misalnya dalam cabang olahraga karate, FORKI (Federasi Olahraga Karate-do Indonesia) akan membuat kejuaraan rutin seperti turnamen sepak bola seperti ISL, bagaimana tidak pengusaha akan tertarik dan ikut berpartisipasi dalam mensponsori pertandingan karate, misalnya kita buat  LLK (Lubbang Lonong Karate) , maka kejuaraan karate akan di adakan sekali seminggu  yang bernama LLK , maka yang mensponsori kejuaran karate setiap minggu adalah perusahaan Lubbang lonong. Semakin lama maka pihak TV pun akan semakin tenarik untuk menyiarkan (siaran langsung) kejuaraan karate sekali seminggu seperti ISL.

Untuk mengenai peraturannya: 

Setiap dojo (kulub) karate harus ada 6 (enam) orang ikut bertanding setiap sekali seminggu dan terdaftar di FORKI agar tidak ganti-ganti, maka ke enam atlet ini akan mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya (bisa berupa kumite atau kata) seperti sistim point ISL, maka setiap akhir musim yang telah di tentukan akan ada klub karate yang juara dengan point yang tertinggi, maka di sini akan ada sistem jual beli pemain seperti sepak bola.
Ke enam atlet itu tentunya akan melawan sesuai kelasnya, satu lawan satu (seperti peraturan FORKI sekarang)

      Untuk mengatasi masalah dalam menjalankannya

 Jika ada terobosan baru maka akan ada masalah baru lagi dan itu di sadari oleh semua orang,  misalnya masalah di atas akan muncul masalah siapa yang menilai gurunya, akan ada korupsi juga, bisa di atasi dengan membuat wartawan dari swasta di setiap sekolah untuk menkontrol masalah itu, akan lebih baik jika ada TV di bidang pendidikan (hanya menyorot masalah pendidikan di indonesia) maka wartawan-wartawan TV itu akan bekerja di sekitar pendidikan dan sekolah. Kalau tidak ada TV, media koran pun jadilah. 

Tulisan ini, sudah terbit di Riau Pos pada tanggal 13 Desember 2015.
klik disini untuk melihatnya.

Bagaimana menurut anda ? berikan komentarnya di bawah ini !!!


ATAU BISA JUGA DI SINI !!!
thumbnail
Masih banyak masalah-masalah yang belum terselesaikan di negara kita ini, ada yang pernah di coba di selesaikan tetapi muncul masalah ...
 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
http://simbolonbermanhot.blogspot.com @Van Bolon - Published by Bamz